Jakarta-. Dalam ilmu sejarah, dikenal istilah kronologi, kronik, dan sinkronik. Ketiganya berkaitan dengan waktu dalam penyusunan dan pencatatan sejarah. Kronologi adalah ilmu bantu untuk menentukan waktu terjadinya suatu peristiwa dan tempat peristiwa secara tepat berdasarkan urutan waktu. Konsep kronologi penting bagi ilmu sejarah karena Jeniscerita fantasi dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu berdasarkan kesesuaiannya dengan kehidupan nyata dan berdasarkan latar cerita. Teks Fantasi Berdasarkan Kesesuaian dengan Kehidupan Nyata: 1. Cerita fantasi total. Dalam kategori ini, semua yang terdapat pada cerita tidak terjadi dalam dunia nyata. Misalnya, cerita fantasi Nagata itu Penokohanadalah pemberian watak atau karakter pada masing-masing pelaku dalam sebuah cerita. 3. Alur. Alur adalah rangkaian-rangkaian kejadian yang menjadikan jalannya sebuah cerita dalam sebuah karangan novel. Alur dibagi menjadi dua yaitu alur maju dan alur mundur. 4. Gaya Bahasa. Gaya bahasa adalah penggambaran dan penghidupan cerita agar Berdasarkansifatnya, data penelitian dibedakan menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Berikut ini merupakan penjelasannya: a. Data kuantitatif yaitu data yang diperoleh peneliti dengan bentuk angka atau bilangan. b. Data kualitatif yaitu data yang diperoleh peneliti dengan bentuk kata-kata atau bukan angka. 3.3.2 Instrumen Sebagai sebuah ilmu, sejarah memiliki metode penelitian agar dapat dipertanggunjawabkan dan diukur kebenarannya. Dalam buku Metodologi Sejarah (2007) karya Helius Sjamsudin, metode merupakan suatu prosedur, proses, atau teknik yang sistematis dalam penyidikan suatu disiplin ilmu tertentu untuk mendapatkan obyek (bahan-bahan) yang Jakarta-. Qadar merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh umat muslim. Qadar biasanya selalu digandengkan dengan Qada menjadi iman kepada Qada dan Qadar. Di antara keduanya, Qadar inilah yang sering disebut sebagai takdir. Melansir dari buku Pendidikan Agama Islam oleh Bachrul Ilmy, alasan Qadar disebut sebagai takdir Allah SWT 9rpW.

berdasarkan tujuan cerita sejarah dapat diidentifikasikan menjadi dua yaitu