ProfilSMK Darma Plus. SMK Darma Plus merupakan SMK Pesantren di Jawa Timur yang terletak di Kabupaten Lamongan. Jika dari Surabaya, maka lebih dekat ke Tuban. Tepatnya di Solokuro. Berdiri pada tahun 2006, SMK ini tergolong cukup matang, sudah 13 tahun. Ketika kami wawancarai, SMK Pesantren ini lebih kental kepesantrenannya.
Pesantrenini berlokasi di Jl. Sawah Besar Timur No.99, Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Pondok pesantren As Shodiqiyyah Semarang berdiri pada tanggal 14 September 1998. Unit Pendidikan : Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Taman Pendidikan Al Qur'an (TPQ) Madrasah Diniyyah (MADIN)
SMKPesantren Se-Jawa Tengah memamerkan produknya dalam sebuah acara Pameran Produk SMK Berbasis Pesantren di halaman parkir Masjid Agung Jawa Tengah, Rabu-Jum'at (28-30/5). Pameran yang berlangsung 3 hari ini SMK Pesantren dari 10 kabupaten di Jateng yang meliputi Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Kebumen, Banjarnegara
SMKberbasis pondok pesantren dan sekolah vokasi lainnya bisa menyediakan konten dan bekerja sama dengan platform digital untuk mengisi program Kartu Prakerja. SMK Ponpes dan Sekolah Vokasi Sangat Terbantu oleh Program Kartu Prakerja. Jumat, 8 Mei 2020 | 15:23 WIB
AlamatSMK YASIMA BERBASIS PESANTREN. SMK YASIMA BERBASIS PESANTREN beralamat di DESA KEMLOKO RT 10 RW 03 KEC. GODONG KAB. GROBOGAN, Kemloko, Kec. Godong, Kab. Grobogan, Jawa Tengah, dengan kode pos 58162. Kontak yang dapat dihubungi. Apabila anda ingin bertanya atau menghubungi langsung SMK YASIMA BERBASIS PESANTREN, dapat melalui beberapa media.
Salahsatu SMK berbasis ponpes yang jadi mitra tersebut adalah SMK Balekambang Jepara
G1JqZP9. - Ratusan santri di Nusa Tenggara Timur NTT mengatasnamakan Santri Dukung Ganjar NTT melakukan selawat dan doa bersama untuk keberhasilan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjadi Presiden RI 2024. Ganjar dinilai punya kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan. Ganjar Pranowo mendorong sekolah gratis khusus siswa kurang mampu di Jateng melalui program SMK Negeri Jateng "Sekolah Gratis untuk Siswa Miskin". Ada tiga daerah yang membuka sekolah gratis SMK Negeri Jateng, yaitu Kota Semarang, Kabupaten Pati, dan Purbalingga. Sekolah gratis itu juga salah satu jurus jitu mengatasi kemiskinan di Jawa Tengah lewat pendidikan. Dari program tersebut, diharapkan dapat bermunculan aksi nyata Ganjar lainnya seperti SMK berbasis pesantren. Hal itu merupakan salah satu alasan mengapa para santri menggelar selawat dan doa bersama. Acara yang digelar di Pondok Pesantren Darul Aulya, Kota Kupang ini juga dihadiri oleh sejumlah ustaz, ibu-ibu majelis taklim, kiai, hingga masyarakat non-muslim. Baca Juga Soal Ancaman Jika Anies Gagal Maju Nyapres, Pendukung Ganjar Heran Kenapa Negara yang Disalahkan? "Alhamdulillah kegiatan ini dapat digelar yang mana sudah dilakukan di wilayah lainnya juga. Peserta hari ini 700 orang didukung para kiai, santri, dan masyarakat di sekitar Pondok Pesantren," ucap Koordinator Nasional Santri Dukung Ganjar, Acep Amirudin. Acep menyebut, sekolah gratis di SMK Negeri Jateng yang digagas sejak tahun 2014 itu juga meraih peringkat terbaik nasional SMK Negeri terbaik dari 37 sekolah lainnya di Indonesia pada 2020. Dia yakin, jika Ganjar terpilih menjadi presiden, akan membawa perubahan dalam dunia pendidikan khususnya SMK berbasis pesantren. "Karena memang Bapak Ganjar ini sangat memprioritaskan terhadap pendidikan terutama pendidikan sekolah dan juga pendidikan pesantren. Ke depan mungkin bisa dikolaborasikan antara pendidikan sekolah dengan pendidikan pesantren seperti SMK berbasis pesantren," ujar Acep. Senada, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Aulya, Dahrul Ihkhwanul Umar bilang, Ganjar merupakan pemimpin yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Di samping itu, Mantan Anggota DPR RI itu dinilai tak mengesampingkan sifat agamisnya dalam mengambil sebuah keputusan. "Secara pribadi penilaian saya terhadap Pak Ganjar adalah sosok yang hebat dan luar biasa. Semoga nahkoda dari negara ini dapat dipimpin oleh pemimpin yang hebat seperti Pak Ganjar Pranowo," terang Dahrul. Baca Juga Ganjar Pranowo Sebut Megawati Sosok Asta Brata Dan Minta Jangan Pensiun "Saya sangat berharap secara pribadi maupun lembaga pondok agar Bapak Ganjar minimal bisa hadir bersilaturahmi kepada kami. Lalu, memberikan motivasi terbaik kepada santri dan ustaz disini bagaimana menjadi pemimpin yang baik, tegas, dan amanah," imbuh Dahrul. Di lokasi yang sama, Koordinator Wilayah Santri Dukung Ganjar wilayah NTT, Fajri Adjam mengungkapkan, sosok Ganjar Pranowo dikenal sebagai pemimpin yang mengayomi dan dekat dengan masyarakat. "Beliau mengayomi, dekat dengan masyarakat, tokoh-tokoh agama dan merangkul kami santri-santri agar senantiasa bersama beliau. Kita akan melakukan kegiatan-kegiatan besar agar bapak Ganjar bisa dikenal lagi di Indonesia Timur, dan langkahnya bisa tercapai," tutup Fajri.
Kendal Pemerintah Kabupaten Pemkab Kendal, Jawa Tengah, melakukan berbagai upaya untuk mengangkat perekonomian di lingkungan pesantren. Salah satunya dengan menggelar Expo SMK Berbasis Pesantren di Ponpes Manbaul Hikmah Kaliwungu. Sebanyak 47 SMK berbasis pesantren di Jawa Tengah mengikuti kegiatan yang telah berlangsung pada 26-27 November 2022 itu. Sejumlah produk unggulan dipamerkan. "Kegiatan ini merupakan miniatur expo yang sudah dilaksanakan oleh Pemkab Kendal, namun bedanya ini fokus pada produk SMK berbasis pesantren di Jawa Tengah. Dengan karya dan produk akan menjadi sumber daya unggulan yang dimiliki pondok pesantren itu sendiri,” kata Bupati Kendal Dico M Ganinduto. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? Karya yang dihasilkan siswa SMK berbasis pesantren tersebut juga bisa mengangkat perekonomian pesantren karena banyak kompetensi yang diajarkan kepada siswa. Misalnya, mesin, tata boga, tata busana, dan lainnya sehingga bisa bersaing dengan produk unggulan lain. "Diharapkan expo tersebut akan memicu persaingan sehat antar pesantren dan mampu mewujudkan SMK yang mempunyai daya saing, sehingga produknya bisa berkembang lebih baik lagi," kata Bupati Dico. Sementara itu, Pengasuh Ponpes Manbaul Hikmah, Bassyarahman, mengatakan expo ini bagian dari pameran produk SMK berbasis pesantren se-Jawa Tengah. "Acara ini membuktikan kepada negara bahwa SMK berbasis pesantren bisa berkarya dan berinovasi, serta mampu memberikan kontribusi kepada negeri dengan kiprahnya,” kata Gus Basyar.
JAKARTA - Salah satu SMK berbasis pondok pesantren di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah telah menjadi mitra dalam pelaksanaan program pelatihan kartu pra kerja. Sekolah itu yakni SMK Balekambang Jepara. Koordinator Perhimpunan Pengasuh SMK Ponpes KH Miftahudin mengatakan program tersebut tidak hanya melibatkan pemilik platform digital raksasa saja. SMK berbasis pondok pesantren juga bisa menyediakan konten pelatihan pra kerja. "Tidak benar kalau pelatihan Pra Kerja hanya dinikmati platform digital besar. Sebagian besar justru dinikmati sama pembuat modul, konten dan lembaga pelatihan termasuk SMK berbasis Ponpes,” ujarnya dalam keterangan tulis di Jakarta, Jumat 8/5.Menurutnya SMK Ponpes lebih memilih kerja sama dan kolaborasi dengan platform Sekolahmu karena persyaratan lebih simpel, bersedia mendampingi sekolah tidak hanya membuat modul dan konten bagi guru. Sekaligus juga link dengan dunia usaha dan industri.“Kami berkepentingan dengan Kartu Pra Kerja. Sebab salah satu parameter keberhasilan sekolah vokasi kayak kami adalah menyalurkan para alumni ke dunia kerja dan dunia usaha,” Miftahudin menjelaskan melalui kartu pra kerja, pemerintah memberikan skill up bagi alumni yang menjadi peserta, dan pihak Sekolahmu membantu mencarikan link dengan dunia usaha dan dunia industri.“Jadi tidak ada monopoli dari digital platform. Sebab semangatnya kolaborasi dan saling mengisi baik pelatihan secara online seperti saat ini atau offline pada nantinya pasca Covid 19,” Anggota Fraksi Golkar Nusron Wahid menambahkan bentuk kolaborasi ini merupakan energi positif di tengah berita miring tentang pelaksanaan kartu pra kerja. "Siapa bilang Kartu Pra Kerja hanya dinikmati segelintir platform digital? Buktinya SMK Ponpes sekolah kejuruan dan vokasi. Kuncinya harus punya produk. Justru pengelola SMK merasa terbantu, karena ada yang membantu kurasi sehingga lebih mendekati ke dunia industri secara lebih nyata,” Nusron, program Kartu Pra Kerja merupakan program Presiden Jokowi yang dapat mengisi ruang kosong di tengah-tengah pendemi Covid 19.“Peserta dapat insentif uang untuk mengurangi beban hidup dan dapat skill untuk persiapan kerja atau usaha. Di tengah susah ini kita tidak boleh berhenti melatih SDM kita agar lebih produktif dan kompetitif," apabila ada pihak yang masih nyinyir dengan program ini karena belum paham dan mempunyai tendensi negatif terhadap niat baik pemerintah. “Platform digital itu hanya tampilan dari lembaga pelatihan dan sekolah vokasi yang menyediakan modul dan sarana pelatihan. Jadi biaya pelatihan itu jatuh ke lembaga pelatihan. Kalau pkatform itu hanya biaya tampilan yang sifatnya bussiness to bussines," ucapnya.
Semarang, NU OnlineSMK Pesantren Se-Jawa Tengah memamerkan produknya dalam sebuah acara Pameran Produk SMK Berbasis Pesantren di halaman parkir Masjid Agung Jawa Tengah, Rabu-Jum’at 28-30/5. Pameran yang berlangsung 3 hari ini SMK Pesantren dari 10 kabupaten di Jateng yang meliputi Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Kebumen, Banjarnegara, dan Solo pameran ini juga diisi dengan demo produk, talkshow, job fair, festival rebana, dan akustik panitia Nur Muhammad menyatakan, kegiatan ini bertujuan menunjukkan kreativitas pesantren sebagai lembaga pendidikan.“Santri yang menempuh studi di SMK Pesantren mempunyai keahlian tanpa harus menanggalkan ciri khas pesantrennya,” ujar menambahkan, nilai plus lain selain keahlian mereka juga memiliki akhlak. “Semoga mereka ke depan berguna untuk agama dan bangsa melalui kreativitas dan perilaku luhur,” pungkasnya. Syaiful Mustaqim/Alhafiz K
JEMBER, – Masa penerimaan siswa baru di berbagai instansi pendikan atau lembaga sekolah sudah mulai dibuka. Salah satunya adalah SMK Al-Hasan Panti. Sekolah ini membuka Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB mulai Mei sampai Juli 2022. Sekolah Menengah Kejuruan SMK berbasis pesantren ini terletak di Jalan Teropong Bintang Nomor 01 Kemiri, Panti. SMK Al-Hasan memiliki visi menghasilkan generasi yang bertaqwa kepada Allah SWT, kompeten, mandiri, kritis dan kreatif terhadap tantangan perkembangan zaman. Demi mencapai visi tersebut, SMK Al Hasan memiliki misi; 1 meningkatkan pemahaman beragama peserta didik dan mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 2 Meningkatkan kualitas pendidikan berbasis pesantren. 3 Memberdayakan sarana dan prasarana dalam KBM sebagai penunjang pengembangan potensi peserta didik. Berikutnya, 4 mengembangkan minat dan bakat peserta didik sesuai potensi yang dimiliki. 5 Melakukan pembinaan berkarakter mandiri, kritis, kreatif melalui berbagai aktivitas belajar baik intra maupun ekstrakurikuler. 6 Melakukan inovasi kurikulum dengan menitikberatkan pada keislaman, sains dan teknologi, serta apresiatif terhadap kecenderungan globalisasi dengan berpijak pada profil pelajar Pancasila. “Selain di bidang akademik dan nonakademik, kami juga perhatikan antara lain kewirausahaan. Upaya tersebut sebagai langkah mencetak seorang entrepreneur yang baik. Selain itu, mereka juga sudah dibekali kelompok kewirausahaan. Produk unggulan kami adalah unit produksi Kopi Rengganis,” tutur Abdul Hadi, M Pd, ketika wawancara, Senin 28/3. Hadi menjelaskan, untuk memaksimalkan penjulan produk Kopi Rengganis adalah dengan menyinergikan empat jurusan yang ada. Jurusan Akuntasi bekerja di bidang Manajemen Keuangan, Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran di bidang pemasaran dan sounding produk, jurusan Multimedia di bagian desain dan layout brand. “Sementara jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura di bidang spesifikasi, dari mulai sortasi dan pemilihan bahan sampai tahap produksiknya,” tambahnya. Selain itu, Hadi juga menjelaskan, terkait pola pemasaran yang dipakai dalam SMK Al-Hasan, anak diajari lincah di pemasaran daring dan piawai memasarkan barang yang diproduksi. Selain Kopi Rengganis, Hadi menceritakan, SMK Al-Hasan juga sedang sedang memproduksi pembibitan kultur jaringan tanaman Anggrek. “Dari benih ke bibit lalu dimasukkan di pot, terus dijual,” paparnya. Menurutnya, pendaftar siswa baru SMK Al-Hasan mengalami kenaikan secara signifikan dari tahun ke tahun. “Tahun 2019 ada 150 siswa, tahun 2020 ada 170 siswa. Target tahun ini adalah 200 siswa,” pungkasnya. rus JEMBER, – Masa penerimaan siswa baru di berbagai instansi pendikan atau lembaga sekolah sudah mulai dibuka. Salah satunya adalah SMK Al-Hasan Panti. Sekolah ini membuka Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB mulai Mei sampai Juli 2022. Sekolah Menengah Kejuruan SMK berbasis pesantren ini terletak di Jalan Teropong Bintang Nomor 01 Kemiri, Panti. SMK Al-Hasan memiliki visi menghasilkan generasi yang bertaqwa kepada Allah SWT, kompeten, mandiri, kritis dan kreatif terhadap tantangan perkembangan zaman. Demi mencapai visi tersebut, SMK Al Hasan memiliki misi; 1 meningkatkan pemahaman beragama peserta didik dan mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 2 Meningkatkan kualitas pendidikan berbasis pesantren. 3 Memberdayakan sarana dan prasarana dalam KBM sebagai penunjang pengembangan potensi peserta didik. Berikutnya, 4 mengembangkan minat dan bakat peserta didik sesuai potensi yang dimiliki. 5 Melakukan pembinaan berkarakter mandiri, kritis, kreatif melalui berbagai aktivitas belajar baik intra maupun ekstrakurikuler. 6 Melakukan inovasi kurikulum dengan menitikberatkan pada keislaman, sains dan teknologi, serta apresiatif terhadap kecenderungan globalisasi dengan berpijak pada profil pelajar Pancasila. “Selain di bidang akademik dan nonakademik, kami juga perhatikan antara lain kewirausahaan. Upaya tersebut sebagai langkah mencetak seorang entrepreneur yang baik. Selain itu, mereka juga sudah dibekali kelompok kewirausahaan. Produk unggulan kami adalah unit produksi Kopi Rengganis,” tutur Abdul Hadi, M Pd, ketika wawancara, Senin 28/3. Hadi menjelaskan, untuk memaksimalkan penjulan produk Kopi Rengganis adalah dengan menyinergikan empat jurusan yang ada. Jurusan Akuntasi bekerja di bidang Manajemen Keuangan, Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran di bidang pemasaran dan sounding produk, jurusan Multimedia di bagian desain dan layout brand. “Sementara jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura di bidang spesifikasi, dari mulai sortasi dan pemilihan bahan sampai tahap produksiknya,” tambahnya. Selain itu, Hadi juga menjelaskan, terkait pola pemasaran yang dipakai dalam SMK Al-Hasan, anak diajari lincah di pemasaran daring dan piawai memasarkan barang yang diproduksi. Selain Kopi Rengganis, Hadi menceritakan, SMK Al-Hasan juga sedang sedang memproduksi pembibitan kultur jaringan tanaman Anggrek. “Dari benih ke bibit lalu dimasukkan di pot, terus dijual,” paparnya. Menurutnya, pendaftar siswa baru SMK Al-Hasan mengalami kenaikan secara signifikan dari tahun ke tahun. “Tahun 2019 ada 150 siswa, tahun 2020 ada 170 siswa. Target tahun ini adalah 200 siswa,” pungkasnya. rus JEMBER, – Masa penerimaan siswa baru di berbagai instansi pendikan atau lembaga sekolah sudah mulai dibuka. Salah satunya adalah SMK Al-Hasan Panti. Sekolah ini membuka Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB mulai Mei sampai Juli 2022. Sekolah Menengah Kejuruan SMK berbasis pesantren ini terletak di Jalan Teropong Bintang Nomor 01 Kemiri, Panti. SMK Al-Hasan memiliki visi menghasilkan generasi yang bertaqwa kepada Allah SWT, kompeten, mandiri, kritis dan kreatif terhadap tantangan perkembangan zaman. Demi mencapai visi tersebut, SMK Al Hasan memiliki misi; 1 meningkatkan pemahaman beragama peserta didik dan mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 2 Meningkatkan kualitas pendidikan berbasis pesantren. 3 Memberdayakan sarana dan prasarana dalam KBM sebagai penunjang pengembangan potensi peserta didik. Berikutnya, 4 mengembangkan minat dan bakat peserta didik sesuai potensi yang dimiliki. 5 Melakukan pembinaan berkarakter mandiri, kritis, kreatif melalui berbagai aktivitas belajar baik intra maupun ekstrakurikuler. 6 Melakukan inovasi kurikulum dengan menitikberatkan pada keislaman, sains dan teknologi, serta apresiatif terhadap kecenderungan globalisasi dengan berpijak pada profil pelajar Pancasila. “Selain di bidang akademik dan nonakademik, kami juga perhatikan antara lain kewirausahaan. Upaya tersebut sebagai langkah mencetak seorang entrepreneur yang baik. Selain itu, mereka juga sudah dibekali kelompok kewirausahaan. Produk unggulan kami adalah unit produksi Kopi Rengganis,” tutur Abdul Hadi, M Pd, ketika wawancara, Senin 28/3. Hadi menjelaskan, untuk memaksimalkan penjulan produk Kopi Rengganis adalah dengan menyinergikan empat jurusan yang ada. Jurusan Akuntasi bekerja di bidang Manajemen Keuangan, Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran di bidang pemasaran dan sounding produk, jurusan Multimedia di bagian desain dan layout brand. “Sementara jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura di bidang spesifikasi, dari mulai sortasi dan pemilihan bahan sampai tahap produksiknya,” tambahnya. Selain itu, Hadi juga menjelaskan, terkait pola pemasaran yang dipakai dalam SMK Al-Hasan, anak diajari lincah di pemasaran daring dan piawai memasarkan barang yang diproduksi. Selain Kopi Rengganis, Hadi menceritakan, SMK Al-Hasan juga sedang sedang memproduksi pembibitan kultur jaringan tanaman Anggrek. “Dari benih ke bibit lalu dimasukkan di pot, terus dijual,” paparnya. Menurutnya, pendaftar siswa baru SMK Al-Hasan mengalami kenaikan secara signifikan dari tahun ke tahun. “Tahun 2019 ada 150 siswa, tahun 2020 ada 170 siswa. Target tahun ini adalah 200 siswa,” pungkasnya. rus
smk berbasis pesantren di jawa tengah